Kegiatan ini menjadi
momentum penting bagi siswa untuk menampilkan kemampuan terbaik mereka di
hadapan dewan juri profesional. Antusiasme terlihat nyata dari sorak semangat
para pendukung dan ekspresi bangga dari para guru serta orang tua yang hadir.
Setiap sudut sekolah terasa hidup dengan warna-warni kostum, karya seni, dan
energi positif dari anak-anak yang siap berkreasi.
Tujuh Cabang Lomba yang Dipertandingkan
FLS3N Kecamatan Manyaran
2026 mempertandingkan tujuh cabang lomba seni dan sastra yang dirancang untuk
mengasah kreativitas, ekspresi, dan kemampuan berpikir anak sejak dini. Setiap
cabang lomba memiliki karakteristik unik yang memungkinkan siswa mengeksplorasi
bakat mereka secara menyeluruh — mulai dari seni visual, pertunjukan, hingga
sastra.
Distribusi Peserta per Cabang Lomba
Dari total 135 peserta,
distribusi siswa tersebar merata di tujuh cabang lomba yang berbeda. Cabang
gambar bercerita menarik jumlah peserta terbanyak dengan 25 siswa, disusul
menulis cerita (22 peserta) dan menyanyi solo serta mendongeng (masing-masing
20 peserta). Cabang kriya diikuti 14 peserta, sementara cabang seni pertunjukan
seperti pantomim dan seni tari menampilkan format tim yang melibatkan total 34
anak dalam 14 tim gabungan.
Antusiasme peserta dan
sekolah terlihat sangat tinggi selama perlombaan berlangsung. Para siswa datang
dengan persiapan matang, didampingi guru pendamping yang turut memberikan
semangat. Setiap cabang lomba berlangsung di area yang telah disiapkan panitia,
menciptakan suasana kompetisi yang sehat, tertib, dan penuh kegembiraan.
Dewan Juri Profesional Menjamin Penilaian Objektif
Ketua Panitia FLS3N
Kecamatan Manyaran, Arif Dwi Prastyanto, menegaskan bahwa
pelaksanaan kegiatan melibatkan dewan juri yang benar-benar profesional sesuai
bidangnya masing-masing. Kehadiran juri berkompetensi ini menjadi kunci utama
agar proses penilaian berlangsung objektif, transparan, dan berkualitas tinggi.
"Dalam pelaksanaan
kegiatan ini panitia bekerja sama dengan dewan juri yang profesional sesuai
bidangnya masing-masing. Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat
berjalan tertib, lancar, objektif, dan menghasilkan peserta terbaik yang
nantinya akan mewakili Kecamatan Manyaran pada FLS3N tingkat Kabupaten
Wonogiri."
Arif Dwi Prastyanto juga
memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Korwilcam Bidang Pendidikan
Kecamatan Manyaran, para kepala sekolah, guru pendamping, dan seluruh dewan
juri yang telah memberikan dukungan penuh demi suksesnya kegiatan. Menurutnya,
keberhasilan penyelenggaraan FLS3N tidak lepas dari sinergi seluruh pihak dalam
mendukung pengembangan potensi siswa di bidang seni dan sastra. Kerja sama yang
solid antar semua elemen inilah yang membuat acara berjalan meriah dan bermakna
bagi seluruh peserta.
Para Juara FLS3N 2026 Kecamatan Manyaran
Setelah melalui proses penilaian yang ketat dan objektif oleh dewan juri profesional, para juara yang akan mewakili Kecamatan Manyaran ke tingkat Kabupaten Wonogiri berhasil ditetapkan. Berikut adalah daftar lengkap pemenang dari ketujuh cabang lomba yang dipertandingkan.
Gambar Bercerita: SDN 1 Bero
Menyanyi Solo: SDN 1 Manyaran
Kriya: SDN 1 Manyaran
Mendongeng: SDN 3 Pijiharjo
Menulis Cerita: SDN 1 Manyaran
Pantomim: SDN 1 Manyaran
Seni Tari: SDN 4 Gunungan
Para juara ini akan melanjutkan perjuangan mereka untuk mewakili Kecamatan Manyaran di FLS3N Tingkat Kabupaten Wonogiri. Selamat dan semoga sukses!
SDN 1 Manyaran: Sekolah Paling Dominan di FLS3N 2026
Dalam ajang FLS3N 2026
ini, SDN 1 Manyaran tampil luar biasa dengan meraih juara di
empat cabang lomba sekaligus — menjadikannya sekolah paling berprestasi dalam
festival tahun ini. Pencapaian ini mencerminkan komitmen kuat sekolah dalam
membina bakat seni dan sastra siswanya secara konsisten.
Menyanyi Solo : Juara dan perwakilan ke
tingkat kabupaten
Kriya :
Juara dan perwakilan ke tingkat kabupaten
Menulis Cerita : Juara dan perwakilan ke
tingkat kabupaten
Pantomim : Juara
dan perwakilan ke tingkat kabupaten
Selain SDN 1 Manyaran,
tiga sekolah lain juga berhasil meraih kemenangan di cabang lomba
masing-masing: SDN 1 Bero (Gambar Bercerita), SDN 3
Pijiharjo (Mendongeng), dan SDN 4 Gunungan (Seni
Tari). Keberhasilan berbagai sekolah ini menunjukkan bahwa bakat seni dan
sastra tersebar merata di seluruh Kecamatan Manyaran, bukan hanya terpusat di
satu tempat.
Dari Kecamatan ke Kabupaten: Perjalanan Sang Juara
Para pemenang FLS3N
Tingkat Kecamatan Manyaran kini bersiap untuk melangkah ke tahap berikutnya.
Mereka akan mewakili kecamatan di ajang FLS3N Tingkat Kabupaten Wonogiri,
membawa nama baik Kecamatan Manyaran dan menunjukkan bahwa generasi muda di
sini penuh talenta dan siap bersaing.
Setiap tahap seleksi
dirancang untuk menemukan peserta terbaik yang tidak hanya unggul dalam
kemampuan teknis, tetapi juga memiliki karakter positif, kreativitas, dan
kecintaan terhadap seni budaya bangsa. Perjalanan ini adalah bukti nyata bahwa
bakat anak-anak Manyaran layak untuk terus diasah dan dikembangkan.
Menjaga Budaya Bangsa Sejak Usia Dini
FLS3N bukan sekadar ajang
kompetisi ini adalah wahana pembentukan karakter dan pelestarian budaya.
Melalui berbagai cabang lomba seperti mendongeng, seni tari, dan kriya, siswa
diajak untuk mengenal, mencintai, dan melestarikan warisan seni budaya
Indonesia.
Keberhasilan
penyelenggaraan FLS3N Tahun 2026 di Kecamatan Manyaran adalah buah dari kerja
keras dan sinergi banyak pihak. Apresiasi setinggi-tingginya disampaikan kepada
seluruh elemen yang telah berkontribusi demi terselenggaranya acara yang meriah
dan bermakna ini.
.png)