menu melayang

Senin, 29 Juni 2026

Suasana Penuh Semangat di SD Negeri 1 Manyaran


Suasana penuh semangat, kreativitas, dan nuansa seni mewarnai pelaksanaan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Tingkat Kecamatan Manyaran Tahun 2026 yang digelar di SD Negeri 1 Manyaran pada Rabu, 13 Mei 2026. Sejak pukul 07.30 WIB, halaman sekolah sudah ramai oleh kedatangan para peserta, guru pendamping, dan orang tua yang antusias menyaksikan putra-putri mereka berkompetisi.

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi siswa untuk menampilkan kemampuan terbaik mereka di hadapan dewan juri profesional. Antusiasme terlihat nyata dari sorak semangat para pendukung dan ekspresi bangga dari para guru serta orang tua yang hadir. Setiap sudut sekolah terasa hidup dengan warna-warni kostum, karya seni, dan energi positif dari anak-anak yang siap berkreasi.

Tujuh Cabang Lomba yang Dipertandingkan

FLS3N Kecamatan Manyaran 2026 mempertandingkan tujuh cabang lomba seni dan sastra yang dirancang untuk mengasah kreativitas, ekspresi, dan kemampuan berpikir anak sejak dini. Setiap cabang lomba memiliki karakteristik unik yang memungkinkan siswa mengeksplorasi bakat mereka secara menyeluruh — mulai dari seni visual, pertunjukan, hingga sastra.

Distribusi Peserta per Cabang Lomba

Dari total 135 peserta, distribusi siswa tersebar merata di tujuh cabang lomba yang berbeda. Cabang gambar bercerita menarik jumlah peserta terbanyak dengan 25 siswa, disusul menulis cerita (22 peserta) dan menyanyi solo serta mendongeng (masing-masing 20 peserta). Cabang kriya diikuti 14 peserta, sementara cabang seni pertunjukan seperti pantomim dan seni tari menampilkan format tim yang melibatkan total 34 anak dalam 14 tim gabungan.

Antusiasme peserta dan sekolah terlihat sangat tinggi selama perlombaan berlangsung. Para siswa datang dengan persiapan matang, didampingi guru pendamping yang turut memberikan semangat. Setiap cabang lomba berlangsung di area yang telah disiapkan panitia, menciptakan suasana kompetisi yang sehat, tertib, dan penuh kegembiraan.

Dewan Juri Profesional Menjamin Penilaian Objektif

Ketua Panitia FLS3N Kecamatan Manyaran, Arif Dwi Prastyanto, menegaskan bahwa pelaksanaan kegiatan melibatkan dewan juri yang benar-benar profesional sesuai bidangnya masing-masing. Kehadiran juri berkompetensi ini menjadi kunci utama agar proses penilaian berlangsung objektif, transparan, dan berkualitas tinggi.

"Dalam pelaksanaan kegiatan ini panitia bekerja sama dengan dewan juri yang profesional sesuai bidangnya masing-masing. Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan tertib, lancar, objektif, dan menghasilkan peserta terbaik yang nantinya akan mewakili Kecamatan Manyaran pada FLS3N tingkat Kabupaten Wonogiri." 

Arif Dwi Prastyanto juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Korwilcam Bidang Pendidikan Kecamatan Manyaran, para kepala sekolah, guru pendamping, dan seluruh dewan juri yang telah memberikan dukungan penuh demi suksesnya kegiatan. Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan FLS3N tidak lepas dari sinergi seluruh pihak dalam mendukung pengembangan potensi siswa di bidang seni dan sastra. Kerja sama yang solid antar semua elemen inilah yang membuat acara berjalan meriah dan bermakna bagi seluruh peserta.

Para Juara FLS3N 2026 Kecamatan Manyaran

Setelah melalui proses penilaian yang ketat dan objektif oleh dewan juri profesional, para juara yang akan mewakili Kecamatan Manyaran ke tingkat Kabupaten Wonogiri berhasil ditetapkan. Berikut adalah daftar lengkap pemenang dari ketujuh cabang lomba yang dipertandingkan.

Gambar Bercerita: SDN 1 Bero

Menyanyi Solo: SDN 1 Manyaran

Kriya: SDN 1 Manyaran

Mendongeng: SDN 3 Pijiharjo

Menulis Cerita: SDN 1 Manyaran

Pantomim: SDN 1 Manyaran

Seni Tari: SDN 4 Gunungan

Para juara ini akan melanjutkan perjuangan mereka untuk mewakili Kecamatan Manyaran di FLS3N Tingkat Kabupaten Wonogiri. Selamat dan semoga sukses!

SDN 1 Manyaran: Sekolah Paling Dominan di FLS3N 2026

Dalam ajang FLS3N 2026 ini, SDN 1 Manyaran tampil luar biasa dengan meraih juara di empat cabang lomba sekaligus — menjadikannya sekolah paling berprestasi dalam festival tahun ini. Pencapaian ini mencerminkan komitmen kuat sekolah dalam membina bakat seni dan sastra siswanya secara konsisten.

Menyanyi Solo : Juara dan perwakilan ke tingkat kabupaten

Kriya : Juara dan perwakilan ke tingkat kabupaten

Menulis Cerita : Juara dan perwakilan ke tingkat kabupaten

Pantomim : Juara dan perwakilan ke tingkat kabupaten

Selain SDN 1 Manyaran, tiga sekolah lain juga berhasil meraih kemenangan di cabang lomba masing-masing: SDN 1 Bero (Gambar Bercerita), SDN 3 Pijiharjo (Mendongeng), dan SDN 4 Gunungan (Seni Tari). Keberhasilan berbagai sekolah ini menunjukkan bahwa bakat seni dan sastra tersebar merata di seluruh Kecamatan Manyaran, bukan hanya terpusat di satu tempat.

Dari Kecamatan ke Kabupaten: Perjalanan Sang Juara

Para pemenang FLS3N Tingkat Kecamatan Manyaran kini bersiap untuk melangkah ke tahap berikutnya. Mereka akan mewakili kecamatan di ajang FLS3N Tingkat Kabupaten Wonogiri, membawa nama baik Kecamatan Manyaran dan menunjukkan bahwa generasi muda di sini penuh talenta dan siap bersaing.

Setiap tahap seleksi dirancang untuk menemukan peserta terbaik yang tidak hanya unggul dalam kemampuan teknis, tetapi juga memiliki karakter positif, kreativitas, dan kecintaan terhadap seni budaya bangsa. Perjalanan ini adalah bukti nyata bahwa bakat anak-anak Manyaran layak untuk terus diasah dan dikembangkan.

Menjaga Budaya Bangsa Sejak Usia Dini

FLS3N bukan sekadar ajang kompetisi ini adalah wahana pembentukan karakter dan pelestarian budaya. Melalui berbagai cabang lomba seperti mendongeng, seni tari, dan kriya, siswa diajak untuk mengenal, mencintai, dan melestarikan warisan seni budaya Indonesia.

Keberhasilan penyelenggaraan FLS3N Tahun 2026 di Kecamatan Manyaran adalah buah dari kerja keras dan sinergi banyak pihak. Apresiasi setinggi-tingginya disampaikan kepada seluruh elemen yang telah berkontribusi demi terselenggaranya acara yang meriah dan bermakna ini.

Blog Post

Related Post

Back to Top

Cari Artikel